Pages

Friday, July 13, 2012

Cara Mudah Belajar Fisika

Cara Mudah Belajar FisikaPelajaran ilmu pasti seperti fisika seringkali dianggap momok yang menakutkan bagi sebagian besar siswa sekolah. Tak heran jika nilai yang diperoleh seringkali jauh dari eskpektasi yang diharapkan. Padahal, hal ini mungkin tidak akan terjadi jika cara belajar siswa diubah. Siapa tahu dengan metode baru ini, fisika bisa mejadi salah satu mata pelajaran favorit yang diminati para siswa.
Alih-alih belajar menggunakan teks book, siswa bisa memanfaatkan komputer untuk memahami fisika. Caranya dengan menggunakan software edutainment Hallo Physics!. Peranti lunak ini memadukan antara pendidikan dan entertainment.

Peranti lunak yang dikembangkan oleh PT Equinox Sains Media itu ditujukan untuk menghadirkan metode belajar fisika secara interaktif, mudah, dan menyenangkan. Pembuatannya melibatkan Profesor Yohanes Surya-yang sukses menelurkan juara-juara Olimpiade, sebagai narasumber.

Menurut Roy Adimulyo, Direktur PT Equinox Sains Media, Hallo Physics! adalah software pendidikan yang khusus ditujukan bagi para pengguna komputer, terutama pelajar sekolah menengah yang ingin mengeksplorasi penggunaan multi media dalam proses pembelajaran ilmu sains secara efektif dan interaktif.

Software ini mampu menciptakan suasana belajar mengajar yang lebih komunikatif. Yaitu dengan menggunakan sistem interaktif yang didukung oleh tampilan grafis dan animasi yang menarik. Penggunaan visualisasi sebagai pengganti kata-kata membuat materi pengajaran menjadi lebih mudah dipahami siswa. Dengan adanya gambar dan suara, diharapkan siswa dapat memahami fisika dengan lebih mudah. Proses belajar pun menjadi lebh aktif dan efektif.

Seluruh materi yang dikaji langsung oleh para ahli sains membuat akurasi data menjadi bagian penting dari media alternatif ini. Penggunaan animasi grafis menjadi sangat efektif untuk mengambarkan proses atau mekanisme suatu fenomena sains kepada siswa. Ini merupakan salah satu hal yang cukup sulit disampaikan dalam proses mengajar secara konvensional di sekolah. Software yang akan tersedia mulai Maret 2007 ini dikemas bersama produk PC desktop terbaru Hewlett Packard (HP), yaitu HP Pavilion a5000 series.
Sumber : Republika (5 Maret 2007)

Monday, July 9, 2012

Daftar pustaka


Daftar Pustaka. Daftar pustaka ini saya sajikan sesuai dengan artikel-artikel tertentu yang mempunyai kutipan! Silahkan teman-teman membaca artikel-artikel yang ada di blog sederhana saya. Semoga bermanfaat. Berbagi tidak akan membuat kita rugi :-)

Arikunto, Suharsimi. 1993. Manajemen Pengajaran.  Jakarta: Rineka Cipta

________________. 1997. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta

__________________. 2006. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi Revisi). Jakarta: Bumi Aksara

Azwar, S. 2000. Sikap Manusia, Teori dan Pengukurannya.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Blosser, Patricia E. & Helgenson, Stanley L. (1990). Selecting Procedures for Improving the Science Curriculum. Columbus, OH: ERIC Clearinghouse for Science, Mathematics, and Environment Education.

Bloom, Benyamin S. 1981. Taxonomy of Educational Objectives, Book 1 Cognitive Domain . New York: Longman.
Depdiknas. 2005. Materi Pelatihan Terintegrasi Ilmu Pengetahuan Alam, Jakarta: Depdiknas.

Garton, Janetta., 2005. Inquiry-Based Learning. Willard R-II School District, Technology Integration Academy.

Haury, L. David. (1993). Teaching Science Through Inquiry. Columbus, OH: ERIC Clearinghouse for Science, Mathematics, and Environment Education.

Hidayat, Catur. 2006. Studi Kolerasu antara Status Sosial Ekonomi Orang Tua dengan Minat Siswa Sekolah Menengah Pertama untuk Melanjutkan ke Sekolah Menengah Kejuruan. Skripsi Tidak diterbitkan. Jakarta: Jurusan Teknik Elektro Fakultass Teknik Universitas Negeri Jakarta.

Hudojo. 1988. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta

I Dewa putu. 2008. Hubungan minat dan cara belajar fisika dengan hasil belajar fisika siswa kelas XI IPA SMAN 1 Kalianda.

Karjawati. 2995. Pemanfaatan Lingkungan sebagai Sumber Belajar. Bandung: Remaja. Rosdakarya

Laila Magda. 2010. Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Fisika dengan Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD di MAN Model Makassar, Makassar: UNM

Mundilarto. 2002. Kapita Selekta Pendidikan Fisika (Individual Text Book). Yogyakarta: FMIPA UNY Yogyakarta

Notoatmojo, S. 1996. Ilmu Kesehatan Masyarakat.Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Oemar Hamalik. 2001. Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan
Sistem. Jakarta: Bumi Aksara.

Poerwadarminta, WJS. 1982. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Purwanto, Heri. I986. Pendidikan Guru berdasarkan Kompetensi. Bandung: Bumi Aksara.

Sagala, Syaiful. 2009. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Shaffat, Idri. 2009. Optimized Learning Strategy. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sudjana, Nana. 2008. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sumatmadja, N. 1997. Metodologi Pengajaran Geografi. Bandung: Bina Aksara

Suparno, Paul. (1997). Filsafat Konstruktivisme dalam Pendidikan. Yogyakarta: Kanisius
_____________ . (2000). Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget. Yogyakarta: Kanisius

Trianto. 2009. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif: Konsep, Landasan, dan Implementasinya pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana Prenada Group.

Uno, Hamzah. 2007. Model pembelajaran Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif. Jakarta: Bumi Aksara.

Lie Anita. 2002. Cooperative Learning. PT Gramedia Widya Sarana Indonesia. Jakarta
Amir Daud. 2005. Model-Model Pembelajaran. Makalah  Bahan Ajar Diklat. Tim Penilai Kelayakan Bahan Ajar Diklat LPMP Sulawesi Selatan.


Eko Hadi Sujiono, dan Khaeruddin. 2008. Modul Fisika SMA pada Pendidikan & Latihan Profesi Guru. Penyelenggara Sertifikasi  Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar.

Made , Wena . 2008. Strategi dan inovasi Pembelajaran Kontemporer. Bumi Aksara . Malang


Arikunto, Suharsimi. 1997. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktika. Jakarta: Rineka Cipta
Furchan, Arief.1982. Pengantar Dalam Penelitian Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional
Hasan, Iqbal. 2001. Pokok-pokok materi Statistik 2 (Statistik Infrensif) Edisi ke-2. Jakarta: Bumi Aksara
Margono. 1996. Metodologi Penelitian Pendidikan. Semarang: Rineka Cipta
Sugiono. 2008.  Metode Penelitian Pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R &D. Bandung: Alfabeta
Sukardi. 2003. Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi dan Prakteknya. Jakarta: Bumi Aksara

http://duniaguru.com  Powered by Joomla! Generated: 10 March, 2010, 02:29

http://mahmuddin.wordpress.com/2009/12/23/pembelajaran-kooperatif-tipe-think-pair-share-tps


Lingkungan Belajar Model Pembelajaran Kooperatif

LingkunganBelajar Model Pembelajaran Kooperatif. Lingkungan belajar dicirikan oleh proses demokratis dan peranan aktif siswa dalam menentukan apa yang harus dipelajari dan bagaimana cara mempelajarinya. Lingkungan belajar untuk dapat melaksanakan pembelajaran kooperatif adalah meliputi :

Tipe-Tipe Pembelajaran Kooperatif

Tipe-Tipe Pembelajaran Kooperatif. Tipe Student Team Achievement Division ( STAD ). Tipe Student Team Achievement Division ( STAD ) merupakan tipe pembelajaran kooperatif yang paling sederhana, sehingga tipe ini dapat digunakan oleh guru-guru yang baru menggunakan pendekatan pembelajaran kooperatif. Menurut Slavin (2000), dalam STAD siswa ditempatkan dalam kelompok belajar beranggotakan empat orang yang hiterogen yakni merupakan campuran menurut tingkat kinerja, jenis kelamin, suku, dan lain-lain.

Pembelajaran Kooperatif


Pembelajaran Kooperatif. Belajar Kooperatif merupakan suatu kumpulan strategi mengajar yang digunakan untuk membantu siswa satu dengan siswa yang lainnya dalam mempelajari sesuatu ( Kauchak dan Eggen 1993). Oleh Slavin ( 2000) dalam pembelajaran kooperatif siswa bekerja sama dalam kelompok kecil, m,ereka saling membantu untuk mempelajari suatu materi. Hal senada diungkapkan oleh Thomson dan Smith bahwa dalam pembelajaran kooperatif, siswa bekerja sama dalam kelompok-kelompok kecil untuk mempelajari materi akademik dan keterampilan antar pribadi. Anggota kelompok bertanggungjawab atas ketuntasan tugas-tugas kelompok untuk mempelajari materi itu sendiri. 

Peranan dan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif dalam Pembelajaran Fisika

Peranan dan penerapan model pembelajarankooperatif dalam pembelajaran fisika. Beberapa ahli berpendapat bahwa model ini unggul dalam membantu siswa memahami konsep-konsep yang sulit. Para pengembang model ini telah menunjukkan bahwa model struktur penghargaan kooperatif telah dapat meningkatkan penilaian siswa  pada belajar akademik dan perubahan norma yang berhubungan dengan hasil belajar. Pembelajaran kooperatif dapat memberi keuntungan baik pada siswa kelompok bawah maupun kelompok atas yang bekerjasama menyelesaikan tugas-tugas akademik. Siswa kelompok atas akan menjadi tutor bagi siswa kelompok bawah, jadi memperoleh bantuan khusus dari teman sebaya, yang memiliki orientasi dan bahasa yang sama.

Potensial Listrik yang ditimbulkan oleh Konduktor Bermuatan


Potensial Listrik yang ditimbulkan oleh Konduktor Bermuatan. Jika konduktor pejal dalam keadaan setimbang membawa suatu muatan, maka muatan itu tinggal di permukaan luar konduktor tersebut. Medan listrik di luar konduktor tersebut tegak lurus dengan permukaannya dan medan listrik pada bagian dalamnya bernilai nol.

Potensial Listrik Yang ditimbulkan oleh Distribusi Muatan Kontinyu


Potensial Listrik Yang ditimbulkan oleh Distribusi Muatan Kontinyu. Potensial listrik yang ditimbulkan oleh distribusi muatan kontinyu dapat dihitung dengan dua cara. Jika distribusi muatannya diketahui, perhitungan dapat dimulai dengan persamaan 25.11 untuk potensial listrik dari sebuah muatan titik. Potensial listrik dapat ditentukan dengan mengambil sebuah elemen muatan dq yang dapat dianggap sebagai muatan titik seperti pada gambar berikut.

Menentukan Nilai Medan Listrik dari Potensial Listrik


Menentukan Nilai Medan Listrik dari Potensial Listrik. Medan listrik E dan potensial listrik V memiliki hubungan seperti pada persamaan 25.3. Dari persamaan ini beda potensial dV antara dia titik yang terpisah sejauh ds dapat dinyatakan dengan

The Electrostatic Precipitator, (Pengendap Elektrostika)


The Electrostatic Precipitator, (Pengendap Elektrostika). Salah satu aplikasi penting dari pelepasan muatan dalam gas adalah electrostatic precipitator . Alat ini menghilangkan material tertentu dari pembakaran gas, sehingga dapat mengurangi polusi udara. Alat ini secara khusus digunakan di daerah yang menggunakan bahan bakar minyak dan industri-industri yang menimbulkan banyak asap. Sistem terbaru dari alat ini mampu menghilangkan lebih dari 99% abu dari asap.

Potensial Listrik dan Energi Potensial yang ditimbulkan oleh Muatan Titik


 

Potensial Listrik dan Energi Potensial yang ditimbulkan oleh Muatan Titik. Potensial listrik pada sebuah titik yang diletakkan sejauh r dari muatan q dapat ditentukan dngan persamaan umum beda potensial
Dengan A dan B adalah dua titik sebarang sperti ditunjukkan pada gambar berikut.
Pada titik tertentu di dalam ruang, medan listrik yang ditimbulkan oleh muatan titik adalah E = k q r[topi] / r[kuadrat], dengan r[topi] adalah vektor satuan yang arahnya dari muatan ke titik tinjauan. Besaran E • ds dapat dinyatakan dalam bentuk

Friday, July 6, 2012

Beda Potensial di dalam Medan Listrik Seragam

Beda Potensial di dalam Medan Listrik Seragam. Persamaan 25.1 dan 25.3 berlaku dalam semua medan listrik, seragam atau bervariasi, tetapi kedua persamaan itu dapat dibuat sederhana untuk medan seragam. Pertama-tama, andaikan terdapat sebuah medan listrik seragam dengan arah sejajar sumbu y negatif, seperti gambar berikut.
Akan ditentukan beda potensial antara dua titik A dan B yang terpisah pada jarak s = d dan s sejajar dengan garis-garis medan. Persamaan 25.3 memberikan 
Karena E konstan, maka E dapat dikeluarkan dari tanda integral, sehingga :

Beda Potensial dan Potensial Listrik

Beda Potensial dan Potensial Listrik. Jika muatan uji qo ditempatkan pada daerah medan listrik E yang dihasilkan oleh distribusi muatan sumber, gaya listrik yang bekerja pada muatan uji tersebut adalah qoE. Gaya ini bersifat konservatif karena gaya di antara dua muatan seperti yang digambarkan oleh Coulomb adalah konservatif.

Monday, July 2, 2012

Bila Masuk Angin Pilih Obat Sendiri

Bila Masuk Angin Pilih Obat Sendiri. Sesuai dengan namanya “Masuk Angin” berarti penyebabnya adalah angin yang membuat kita sakit. Masuk angin adalah salah satu keluhan yang pernah kita alami bahkan sering dirasakan atau dapat dikatakan penyakit yang disebabkan berkumpulnya gas yang tidak merata di dalam tubuh. Ini adalah salah satu penyakit yang nyata. Tapi saat ini belum ada pembuktian dari para medis dalam hal mendukung klaim ini. Kebanyakan orang menganggap bahwa masuk angin hanya sekadar mitos belaka dalam kacamata kedokteran namun nyatanya penderitanya banyak sekali. Penyakit ini seringkali singgah di tubuh orang yang sering begadang, kurang tidur atau kurang istirahat. Pada saat bangun pagi merasa tak enak badan gara-gara angin.